Girimarto on Fire, Korwilcambidik Gelar  Sosialisasi E-Rapor

Digitalisasi pendidikan terus berkembang. Digitalisasi bertujuan mempermudah dan memperlancar pekerjaan, oleh sebab itu guru selain mengajar harus senantiasa belajar supaya dapat mengikuti perkembangan zaman. Dalam rangka menindaklanjuti hasil pelatihan e-rapor yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri  tanggal 8-9 Februari 2021 serta meningkatkan kemampuan guru dalam  mengikuti perkembangan zaman (digitalisasi), Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan (Korwilcambidik) Girimarto Kamis (11/2/2021) mengadakan Sosialisasi E-Rapor dengan Tema “Girimarto on Fire”. Sosialisasi diikuti oleh Kepala Sekolah dan guru  Sekolah Dasar di  Kecamatan Girimarto yang dikoordinasi dari masing-masing gugus.

Kegiatan bersama antara KKKS dan FKKG ini diharapkan dapat memfasilitasi dan mengedukasi guru dalam penggunaan e-Rapor pada nantinya. Dikarenakan aplikasi e-Rapor yang tersinkron dengan dapodik merupakan hal baru. Maka dari itu, diperlukan sosialisasi dan pelatihan, supaya guru tidak canggung dalam mengaplikasikan e-Rapor. Kegiatan sosialisasi ini didampingi oleh Korwilcambidik Girimarto, Drs. Suharto,M.Pd. dan Ketua KKKS Girimarto, Toto Triyatmo, M.Pd. Bertindak sebagai Narasumber  dalam kegiatan tersebut adalah Dody Nurrahman Basuki, M.Pd. dan Singgih Andika Prabowo, S.Pd.SD.

Saat membuka kegiatan, Toto Triyatmo menegaskan, “Kegiatan ini didasarkan atas  SE Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Permendikbud No. 43 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ujian Yang Diselenggarakan Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional. Dan Direktorat Pembianan Sekolah Dasar, Ditjen Dikdasmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 2372/D2/TU/2019 tentang Penggunaan Aplikasi e-Rapor SD. Tujuan sosialisasi ini untuk memfasilitasi pendidik dan pengelola dapodik sehingga dapat melaporkan hasil penilaian.”

Dody Nurrahman Basuki mengawali paparannya menyampaikan, “Guru sebagai pendidik harus mengikuti perkembangan zaman. Maka dari itu, agar tidak ketinggalan bisa melakukan belajar bersama. Terutama dalam pengaplikasian e-Rapor. Guru bisa melakukan kegiatan bersama dalam FKKG maupun pelatihan.”

Selanjutnya Dody menjelaskan  tentang Panduan Aplikasi e-Rapor. Menurutnya, untuk bisa menggunakan e-Rapor harus mengikuti sistem alur sebagaimana yang telah diterimanya saat pelatihan di Dinas P dan K Kabupaten Wonogiri.  Alur tersebut terdiri dari alur proses data e-Rapor, alur entri data, cara instal aplikasi e-Rapor, konfigurasi jaringan, dan akses aplikasi via jaringan.

Secara gamblang dijelaskan pula mengenai manajemen penilaian meliputi alur kerja aplikasi e-Rapor, persiapan data meliputi mengambil data di dapodik, mengubah password dan menambahkan admin, serta membuat data user. Pembahasan dilanjutkan dengan pengambilan data dari dapodik dan menampilkan hasil pengambilan data tersebut. Persiapan data dan manajemen data oleh admin serta manajemen penilaian guru mapel.

Sedangkan Singgih menyampaikan kegiatan ini sasarannya adalah Operator Dapodik sebagai Admin pengelola data pokok satuan pendidikan. Materi Pelatihan mulai dari Pengenalan Aplikasi, Instalasi Aplikasi, Pelatihan Operator sebagai Admin Pengelola e-Rapor, Pelatihan Operator sebagai Fasilitator Guru dalam penggunaan Aplikasi e-Rapor.

“Harapannya nanti setiap guru di satuan pendidikan masing-masing dapat menggunakan aplikasi e-Rapor dengan bantuan operator sebagai Fasilitator. Keunggulan aplikasi e-Rapor dapat diakses setiap guru melalui  HP ataupun laptop dengan server laptop atau komputer yang terinstal dapodik dan e-Rapor. Database nilai akan tersimpan di server pusat kementrian dan dapat diakses siswa dan wali siswa secara online dengan menggunakan akun yang terdaftar. Kedepannya, diagendakan pelatihan guru dalam menggunakan aplikasi  e-Rapor sedangkan mengenai strategi  serta pelaksanaannya masih dikonsultasikan”, tandas Singgih.