Gandeng UTP dan FOPI, Wiyata Utama Bumikan Petanque di Jatiroto

Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Wiyata Utama Kecamatan Jatiroto bekerjasama dengan Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta dan Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Wonogiri menggelar Pelatihan Olahraga Petanque. Pelatihan diselenggarakan di SMKN 1 Jatiroto pada Kamis-Minggu, 18-21 Maret 2021. Peserta pelatihan terdiri dari guru PJOK SD, guru PJOK SMP/MTs, guru PJOK SMK dan Guru Kelas SD di Kecamatan Jatiroto.

Benny Aris Irianto sebagai ketua panitia pelatihan sekaligus Ketua KKG PJOK Wiyata Utama Kecamatan Jatiroto mengajak kepada 32 peserta pelatihan untuk belajar bersama dan membumikan olahraga Petanque di Jatiroto. “Petanque merupakan cabang olahraga yang mengasyikkan, bisa dimainkan oleh semua usia”, lanjut Benny. Tak lupa Benny juga mengucapkan terima kasih kepada FOPI Kabupaten Wonogiri dan UTP Surakarta yang telah mengabulkan permohonan penyelenggaraan Pelatihan Olahraga Petanque di Jatiroto. Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Sugeng Priyono, selaku Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Jatiroto pada Kamis, 18 Maret 2021.

“Inisiasi penyelenggaraan Pelatihan Olahraga Petanque ini sangat baik, sebagai bukti bahwa insan olahraga di Jatiroto mau belajar dan berusaha mengikuti perkembangan dunia keolahragaan, dikarenakan Petanque tergolong olahraga yang baru dan belum popular di masyarakat kita”, ungkap Sugeng Priyono.

Lebih lanjut beliau berpesan, karena pelatihan ini diselenggarakan secara tatap muka agar semua peserta dan panitia selalu menerapkan protokol kesehatan. Acara pembukaan pelatihan disiarkan secara live oleh Tim Jurnalistik SMKN 1 Jatiroto pada channel youtube SMKN 1 Jatiroto Wonogiri.

Narasumber pada pelatihan ini adalah Teguh Andibowo, beliau merupakan Ketua Umum FOPI Kabupaten Wonogiri dan berprofesi sebagai Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UTP Surakarta. Narasumber kedua yaitu Ganang Pamungkas Wicaksana Jananta, Guru PJOK di SDN 3 Karangtengah juga sebagai Sekretaris FOPI Kabupaten Wonogiri. Nantinya kedua narasumber akan berkolaborasi dalam menyampaikan materi pelatihan.

“Pertama kami menghaturkan terima kasih kepada panitia, karena Jatiroto menjadi kecamatan pertama di Kabupaten Wonogiri yang menyelenggarakan pelatihan Petanque, harapannya olahraga Petanque akan semakin dikenal”, ucap Teguh Andibowo pada kata pembukanya. Pelatihan ini dilaksanakan dengan pola 32 jam pelajaran terbagi menjadi 2 jenis kegiatan pokok yaitu 16 jam pelajaran teori dan 16 jam pelajaran praktik. “Setelah materi teori selesai, nanti kita akan praktik di lapangan, agar pemahaman saat didalam ruangan bisa diperjelas dengan melakukan praktik langsung”, kata Teguh.

Pada pelatihan hari pertama peserta mendapatkan 4 materi teori, yaitu Sejarah dan Perkembangan Permainan Petanque, Teknik dan Taktik Permainan Petanque, Peraturan Permainan Petanque, dan Manajemen Penyelenggaraan Event Olahraga Petanque. Petanque adalah permainan tradisional dari Prancis dan merupakan pengembangan dari permainan zaman Yunani kuno sekitar abad ke-6 SM. Petanque merupakan cabang olahraga yang  baru di Indonesia. Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) pusat terbentuk pada 18 Maret 2011. Cabang olahraga Petanque mulai diperkenalkan pada PON XIX Jawa Barat. Berdasarkan jadwal, pelatihan ini akan digelar selama 4 hari kedepan yaitu sampai Minggu, 21 Maret 2021. Selain memperoleh ilmu baru olahraga Petanque, peserta pelatihan ini akan mendapatkan Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP) yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, dan Ketua Umum FOPI Kabupaten Wonogiri.