FKKG Kecamatan Wonogiri Gelar Kegiatan Virtual Best Practice

Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) Kecamatan Wonogiri yang terdiri dari Gugus Melati, Gugus Dahlia, Gugus Mawar, Gugus Anggrek, Gugus Menur dan Gugus Teratai menyelenggarakan kegiatan secara virtual Sabtu, 10 September 2022 membahas best practice. Kegiatan dipandu Umi Azizah Fauzani (host) Guru SD Negeri 8 Wonogiri dan moderator Lis Maryani, Guru SD Negeri 3 Sendang.

Materi best practice menghadirkan Sri Marhaeningsih, Guru SD N 1 Wonoboyo sebagai narasumber. Narasumber menyampaikan kembali materi best practice sebagai kelanjutan materi sebelumnya. Narasumber menekankan kembali mengapa menulis menjadi hal yang penting bagi kita sebagai pendidik. Menulis dapat digunakan sebagai media menyampaikan ide/gagasan, mendokumentasikan gagasan/ide sehingga dapat awet lebih lama, mengingatkan kita pada apa yang telah terjadi atau telah dipelajari dan sebagai media dalam menambah pengetahuan yang dapat bermanfaat bagi kita sendiri maupun bagi orang lain.Menulis lebih mudah apabila kegiatan sudah dilakukan.

Hakikat best practice merupakan laporan kinerja terbaik dari hasil pengalaman langsung sebagai pendidik atau tenaga kependidikan baik individual maupun kelompok pada bidang pembelajaran yang memiliki nilai-nilai keunggulan/kekhasan/keunikan tertentu bukan hasil penelitian/penelitian tindakan dan berlangsung minimal satu semester yang dapat diadopsi oleh pendidik atau tenaga kependidikan lainnya.

Beliau menyampaikan bahwa best practice perlu memperhatikan beberapa hal antara lain foto-foto pelaksanaan, rekaman video saat pelaksanaan, moU sebagai tindak lanjutnya, surat tugas tindak lanjut dari best practice tersebut,surat permintaan sosialisasi, surat permintaan sebagai penyaji, piagam penghargaan, data-data kuantitatif atas keberhasilan yang bias dicapai berkat pembuatan best practice tersebut, dan bukti yang sudah didesiminasi kepala sekolah lain untuk mendapatkan refleksi.

Narasumber mempersilakan salah satu peserta untuk menampilkan hasil best practice. Untuk presentasi pertama disampaikan Didit Saraswati, Guru SD Negeri 1 Wonogiri menampilkan hasil best practice dengan judul “Model Pembelajaran Flipped Classroom untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dalam PTMT”. Dalam pemilihan model pembelajaran flipped classroom didasarkan pada masalah yang dialami oleh siswa khususnya di SD Negeri 1 Wonogiri.

Perumusan manfaat bagi siswa dalam pembuatan best practice hendaknya dibuat lebih dari satu sehingga lebih jelas tujuannya. Kemudian selain manfaat bagi siswa juga ditampilkan manfaat untuk guru. Sehingga jelas sasaran best practice tidak hanya untuk siswa namun juga bagi guru.

Presentasi kedua  oleh  Alifah Dian Pratiwi, Guru SD Negeri 7 Wonogiri dengan judul “Melentiklah” Strategi menumbuhkan Karakter pada  Peserta Didik di SD Negeri 7 Wonogiri dan hasilnya telah memenuhi kriteria sebagai karya best practice. Karena dalam karya tersebut merupakan pengalaman unik dan kegiatan yang telah  dilakukan di SD Negeri 7 Wonogiri.

Best practice merupakan hasil laporan sistematis dari pengalaman langsung yang unik sedangkan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan hasil penelitian dari masalah-masalah yang dihadapi di sekolah.

Semangat dan antusias peserta KKG terlihat dari banyaknya peserta yang hadir dan banyaknya peserta yang bertanya.  Pada sesi penutup, moderator menyampaikan kesimpulan dari rangkaian acara yang telah dilaksanakan bahwa pendidik dan tenaga pendidikan harus bekerja dengan optimal dalam memajukan pendidikan di sekolah serta menciptakan sekolah unggul yang diminati masyarakat. Selanjutnya host menutup acara dengan berpesan bahwa pendidik senjata paling ampuh untuk memajukan pendidikan dan juga semoga materi Best Practice dapat bermanfaat bagi seluruh peserta KKG Kecamatan Wonogiri baik untuk Bapak / Ibu Guru yang akan melaksanakan kenaikan pangkat maupun Bapak/Ibu Guru P3K.