FKKG Gugus Menur Kecamatan Wonogiri Gelar KKG Virtual Ketiga Penyusunan Perangkat PJJ

Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri melaksanakan pertemuan yang ketiga secara virtual menggunakan aplikasi Microsoft Teams (Kamis, 25/2/2021). Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00 WIB. Acara dipandu oleh Sri Untari, sebagai host dan Destarita Wibriana, sebagai moderator. Dalam virtual pertemuan ketiga kali ini materi yang disampaikan adalah “Penyusunan Perangkat PJJ ” dengan narasumber Setya Widodo.

Guru adalah ujung tombak pendidikan. Guru harus memiliki 4 kompetensi, antara lain : kompetensi pedagogik, kompetesi profesional, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial. Di masa pandemi covid-19, Guru harus siap beradaptasi dengan segala kondisi. Guru dihadapkan dengan berbagai persoalan, antara lain sulitnya beradaptasi dengan teknis pembelajaran daring, turunnya motivasi belajar siswa, kurangnya kerjasama orang tua siswa, dan membengkaknya biaya kuota. Dari berbagai persoalan itu guru dituntut harus tetap profesional, kompetensi guru harus terus ditingkatkan demi keberlangsungan proses pembelajaran dan tercapainya tujuan pembelajaran itu sendiri. Dengan berbagai keterbatasan dalam situasi pandemi Covid 19 menjadi tantangan seorang guru untuk terus mau belajar dan berlatih pembelajaran secara daring. Guru harus mampu menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan inovatif.

Peran penting guru antara lain membantu siswa menghadapi ketidakpastian yang disebabkan oleh pandemi dan melibatkan siswa untuk terus belajar meskipun kegiatan sekolah normal terganggu. Mengajar jarak jauh tidak mudah dan juga tidak disukai, dan tidak perlu dilakukan sendiri. Temukan dukungan yang diperlukan meliputi dukungan profesional, dukungan emotional, dan dukungan teknis Perangkat pembelajaran yang harus dipersiapkan guru dalam pelaksanaan PJJ yaitu perangkat pembelajaran, sarana pembelajaran jarak jauh (HP, Laptop, Wifi, jaringan internet, Kuota, jaringan listrik), media pembelajaran jarak jauh (media pembelajaran Google Classroom, Zoom, Office 365, dan Group Whatsapp), dan administrasi pembelajaran jarak jauh.

Administrasi mengajar merupakan sebuah kewajiban yang harus dimiliki guru. Pentingnya administrasi mengajar sebagai pedoman pembelajaran, sebagai standar minimal kinerja guru, peningkatan kinerja guru, dan alat evaluasi kinerja guru. Perangkat pembelajaran yang harus dipersiapkan oleh guru di masa pandemi, antara lain kalender pendidikan, program tahunan, program semester, jadwal PJJ/daring/luring, analisis pemetaan KD ke sub tema, analisis pemeta

KI dan KD, silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Daring/luring, buku pegangan guru, buku teks siswa, kriteria ketuntasan minimal (KKM), daftar hadir peserta didik, daftar nilai peserta didik (KI 1, KI 2, KI 3, KI 4), analisis nilai hasil belajar, dan buku modul.

Selain itu Setyo Widodo, juga menghimbau peserta untuk memanfaatkan fasilitas portal pembelajaran untuk mendukung pembelajaran jarak jauh antara lain Media dan sumber belajar daring Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan antara lain Portal Bersama Hadapi Korona https://bersamahadapikorona, kemdikbud.go.id Rumah Belajar oleh Pusdatin Kemendikbud https://belajar.kemdikbud.go.id, TV Edukasi Kemendikbud https://tve.kemdikbud.go.id, Pembelajaran Digital oleh Pusdatin dan SEAMOLEC Kemendikbud http://rumahbelajar.id, Laman Guru Berbagi https://guruberbagi.kemdikbud.go.id, SIAJAR oleh SEAMOLEC Kemendikbud https://lms.seamolec.org, Aplikasi Daring untuk Paket A,B,C http://setara.kemdikbud.go.id, Membaca Digital http://aksi.puspendik.kemdikbud.go.id, Suara Edukasi http://suaraedukasi.kemdikbud.go.id, Tatap Muka Daring Melalui Program SAPA Duta Rumah Belajar Pusdatin Kemendikbud, melalui Pusdatin.webex.com, dan Program Belajar dari Rumah TVRI.

Setelah paparan dari narasumber selesai Sri Untari memandu sesi tanya jawab. Beberapa peserta ada yang mengajukan pertanyaan, memberikan masukkan atau usulan yang ditujukan kepada narasumber.

Pada sesi penutup, moderator menyampaikan kesimpulan dari rangkaian acara yang telah dilaksanakan maupun agenda kegiatan pada pertemuan selanjutnya. Sebelum mengakhiri pertemuan, host mengingatkan kepada para peserta untuk mengisi form Daftar Hadir melalui link yang sudah dibagikan. Selanjutnya, peserta diminta mengaktifkan video untuk foto bersama untuk pendokumentasian kegiatan.

Meskipun sempat terkendala jaringan internet yang kurang lancar, namun para peserta begitu antusias mengikuti kegiatan KKG virtual ini sampai selesai.