Ditengah Kekurangan Giritontro Selenggarakan KKG Daring

Masa darurat Covid-19 yang mengharuskan semua guru dan siswa melakukan belajar dan bekerja dari rumah nyatanya tak sekadar mengubah lokasi dan metode belajar. Lebih besar dari itu, Covid-19 telah mendorong banyak pihak melakukan perubahan dalam dunia pendidikan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri telah melakukan kebijakan berbagai penyesuaian pembelajaran selama masa pandemic covid-19. Salah satunya mendorong guru untuk tetap membekali siswa dalam pembelajaran dengan mengedepankan kemampuan hidup yang bermuatan  nilai-nilai penguatan karakter. Para guru diharapkan tetap komitmen dengan tugasnya dengan system jarak jauh yang selalu dapat berinterksi dengan siswanya melalui media on-line yang ada, salah satunya dengan perangkat android yang tidak asing bagi mereka. Semua itu diharapkan agar pembelajaran jarak jauh tidak membebani guru dan orangtua, terutama siswa sebagai sosok penting dalam pendidikan.

Di balik masalah dan keluhan tersebut, ternyata juga terdapat hikmah bagi pendidikan bahwa siswa maupun guru dapat menguasai teknologi untuk menunjang pembelajaran secara online ini. Penguasaan siswa maupun guru terhadap teknologi pembelajaran yang sangat bervariasi, menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Dengan adanya kebijakan Work From Home (WFH), maka guru dituntut mampu memaksa dan mempercepat penguasaan teknologi  sebagai penujang  pengganti pembelajaran di kelas, tanpa mengurangi kualitas materi pembelajaran dan target pencapaian dalam pembelajaran. Berbagai media pembelajaran jarak jauh dicoba dan digunakan sebagai media pembelajaran online diantaranya e-learning, aplikasi zoomwebex meeting, google classroomyoutube, maupun media sosial whatsapp

Untuk kepentingan kedinasan dan meningkatkan kompetensi para guru, salah satunya Vidio conference (vicon) sebagai bentuk media yang digunakan KKG Kecamatan Giritonro. Melalui aplikasi webex meeting pada hari Rabu tanggal 3 Juni 2020 pada jam 09.30-12.00 WIB menyelenggarakan kegiatan KKG Gabungan se Kecamatan Giritontro  diantaranya KKG Diponegoro, KKG KH. Dewantara, KKG PJOK dan KKG PAI. Acara tersebut terlihat dalam layar kaca diikuti 57 partisipant, namun ada beberapa dibalik layar terdapat peserta yang menggabung dengan memperhatikan protokol kesehatan dari pemerintah. Hal tersebut disebabkan lokasi secara geografis tidak terjangkau sinyal/jaringan internet. Tujuan kegiatan ini bertema “Supervisi PTK dalam Situasi Pandemi Covid 19” yang terbagi dalam 3 materi diantaranya : 1) Supervisi Guru oleh LG. Sarmadi, M.Pd., 2) Supervisi Akademik oleh Syahlan, S. Pd., 3) Kebijakan Organisani Profesi oleh Harmanto, S. Pd.,M. Pd.  Hal ini dilaksanakan untuk mengingatkan kembali tugas dan kewajiban seorang guru dalam situasi apapun dan menyamakan persepsi tentang pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan program pendidikan yang akan datang di masa pandemi covid 19.. Sebelum dilaksanakan kegiatan diadakan absen dan menyapa patisipant, selanjutnya acara  dibuka dengan sambutan Ketua pelaksana yaitu Sri Widodo, S. Pd. dari SD Negeri 2 Giritontro, bertindak sebagai moderator Ahmad Muhlis, S.Pd. dari SD Negeri 1 Ngringin, sedangkan Joko Pudyanto, S. Pd. dari SD Negeri 1 Giritontro bertugas sebagai host.

Diharapkan seorang guru, tanpa alasan gaptek, tetap harus mampu menjalankan teknologi menjadi alat pencapaian pembelajaran, mampu mendukung pembelajaran yang dapat membawa kegembiraan bagi guru dan siswa.