Dinas P dan K Gelar Rapat Koordinasi Pembinaan Karakter

Rabu (8/3/2023) di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Pembinaan Karakter pada pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini langsung dipimpin Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri  Sriyanto dengan didampingi  Gino selaku Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) dan  Tarmo selaku Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK). Rakor ini dihadiri Pengawas SMP Kabupaten Wonogiri, Seluruh Kepala SMP Swasta se-Kabupaten Wonogiri (37 Kepala Sekolah) dan masing-masing sekolah 1 (satu) Guru BK SMP Negeri maupun Swasta se Kabupaten Wonogiri (114 Guru BK).

Sriyanto selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri memperkenalkan diri dan mohon bantuan dari semua pihak untuk dapat menjalankan visi misi Bupati Wonogiri khususnya di bidang Pendidikan. Koordinasi pertama yang dilaksanakan setelah menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri berkaitan dengan masalah yang terjadi di dunia pendidikan, yang dilakukan oleh pendidik maupun peserta didik. Guru BK sebagai garda pertama didalam penanganan permasalahan peserta didik harus terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap permasalahan anak. Sesuai dengan  arahan dari Bupati Wonogiri bahwa sekolah harus dapat mengelola permasalahan peserta didik dengan baik, apapun alasannya sekolah tidak boleh mengeluarkan/ mengembalikan anak kepada orang tua. Sekolah dapat menjamin keberlangsungan peserta didik untuk dapat menyelesaikan pendidikannya. Selain unggul dalam Prestasi, peserta didik harus juga memiliki karakter yang baik. Slogan “Percuma berprestasi jika tidak berkarakter”  harus selalu di sampaikan ke peserta didik.

Tarmo selaku Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) menyampaikan tentang Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak  dan UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dan pornoaksi. Beliau juga menyampaikan permasalahan pendidik banyak dilakukan oleh Guru P3K (Baik kejahatan kepada Peserta Didik,  Mangkir dari Tugas).  Guru P3K dapat diputus hubungan kerja sebelum 5 tahun jika melakukan pelanggaran tersebut. Beliau memohon semua pendidik dapat menjalankan tugas dengan baik, selalu melakukan penguatan karakter kepada peserta didik sehingga selain berprestasi siswa memiliki karakter yang baik.

Gino selaku Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) menyampaikan Bidang Pendidikan Dasar menangani hal yang berkaitan dengan : Peserta Didik, Penjaminan Mutu, Sarana Prasarana dan Kelembagaan.  Satuan Pendidikan melakukan penguatan karakter melalui Guru BK, Guru Mapel dan seluruh eleman Sekolah. Satuan Pendidikan harus melakukan pemetaan, pemantauan dan penanganan terhadap peserta didik. Penguatan karakter untuk peserta didik di sekolah diharapkan tidak terjadi perilaku menyimpang sehingga peserta didik nyaman bersekolah dan tidak terjadi anak putus sekolah. Perilaku menyimpang peserta didik disebabkan karena  penggunaan HP, broken home, tidak tinggal bersama orang tua dan karena faktor ekonomi. Dalam Pemetaan Pemantauan terhadap peserta didik diharapkan permasalahan peserta didik dapat terdeteksi lebih awal sehingga dapat dilakukan penanganan lebih cepat.