Dharma Wanita Dinas P dan K Ikuti Tes Kebugaran dengan Metode “Rockport”

Jumat pagi, 14 Juli 2023 bertempat di lapangan Bima Desa Bulusulur, Dharma Wanita Dinas P dan K Kabupaten Wonogiri mengadakan kegiatan tes kebugaran jasmani yang dilakukan dengan metode Rockport. Metode ini dilakukan dengan berlari sepanjang 1.600 meter. Sebelum pengukuran kebugaran, peserta diminta untuk mengisi Par Q Test (Physical Activity Readiness Questionnaire) sebagai upaya screening, apakah peserta layak atau tidak untuk mengikuti pengukuran kebugaran dengan metode Rockport. Selain itu, peserta juga diukur tinggi badan dan berat badan untuk mengetahui IMT (Indeks Massa Tubuh) sebagai salah satu cara  mengetahui status gizi, diukur tekanan darah, dan denyut nadi.

Sebelum peserta berlari, terlebih dahulu melakukan pemanasan dan peregangan seluruh tubuh terutama otot tungkai dan dilanjutkan dengan jalan kaki. Hal tersebut dilakukan selama 10-15 menit. Waktu yang dicapai peserta dalam menyelesaikan lari sepanjang 1.600 meter tersebut kemudian dikonversikan ke dalam tabel Hubungan Waktu Tempuh – VO2 max untuk mengetahui VO2 max (ml/kg/menit) peserta. Setelah mengetahui VO2 max peserta, kemudian nilai VO2 max digunakan untuk mengetahui tingkat kebugaran jantung paru sesuai dengan jenis kelamin dan kelompok umur.

Pengukuran kebugaran jantung paru dengan jalan cepat atau jogging sejauh 1.600 meter (Rockport) dapat dijadikan panduan untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran jasmani. Kegiatan ini juga dapat dilakukan secara perorangan atau kelompok, relatif aman bagi orang yang memiliki faktor risiko penyakit, mudah dilakukan dan tidak memerlukan alat khusus (yang perlu dipersiapkan adalah lintasan datar sepanjang 1.600 meter, alat pencatat waktu, dan sepatu olahraga. Selain itu metode ini dapat dilakukan semampunya dengan berjalan cepat atau berlari secara konstan.

Setelah diketahui tingkat kebugaran, setiap peserta diberikan informasi tentang program latihan fisik yang dapat dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan tingkat kebugaran pada pengukuran tingkat kebugaran selanjutnya. Pengukuran tingkat kebugaran sebaiknya dilakukan setahun 2 kali atau setiap 6 bulan sekali. Selama rentang waktu antara pengukuran tingkat kebugaran pertama dan kedua, peserta dapat melakukan program latihan. Dari olah hasil tes yang sudah dilakukan didapatkan hasil rata-rata tingkat kebugaran pada anggota Dharma Wanita Dinas P dan K Kabupaten Wonogiri yaitu tingkat kebugaran dengan kategori cukup baik.