Pembelajaran Berbasis KECUP, Inovasi Baru SMPN 2 Girimarto

SMP Negeri 2 Girimarto kembali tunjukkan diri sebagai sekolah inovatif. Kali ini, SMP Negeri 2 Girimarto meluncurkan inovasi Pembelajaran Berbasis KECUP Pascacovid-19 atau  Pembelajaran Berbasis Kecukupan Hidup Pascacovid-19. Inovasi ini dilaksanakan pada pembelajaran Bahasa Indonesia.

Menurut inovator Pembelajaran Berbasis KECUP Pascacovid-19, Sukatno, inovasi ini dilaksanakan pada tahun pelajaran 2023/2024. Sukatno menambahkan bahwa inovasi pembelajaran ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam belajar setelah lama belajar dalam jaringan (daring) di masa pandemi.

“Kami ingin agar pembelajaran kembali normal, para siswa pun bersemangat seperti dulu pada masa sebelum pandemi,” jelas Sukatno.

Menurut Sukatno, inovasi ini mampu menumbuhkan kembali semangat pembelajaran tatap muka bagi siswa. Sukatno menambahkan, inovasi ini juga mampu meningkatkan niat yang kuat untuk mengikuti pembelajaran tatap muka.

“Melalui inovasi ini, tumbuh kesadaran belajar para siswa akan pentingnya pembelajaran tatap muka,” imbuh Sukatno.

Kepala SMP Negeri 2 Girimarto, Agus Dwianto, mengapresiasi inovasi yang dilakukan Sukatno. Menurut Agus, berdasarkan pengamatannya, inovasi pembelajaran ini mampu menggairahkan pembelajaran tatap muka.

“Setiap guru perlu melaksanakan pembelajaran yang dikaitkan dengan kecakapan hidup. Dengan inovasi ini, kita bisa menuntun dan menggali potensi siswa,” imbuh Agus.

Menurut Agus, pembelajaran ini juga mampu menumbuhkan sikap pentingnya berkolaborasi dalam pembelajaran tatap muka. “Dengan begitu banyaknya manfaat, inovasi pembelajaran ini layak untuk direplikasi di sekolah lain,” pungkas Agus. (AD)