Manter Tingkatkan Mutu Sekolah SD Negeri 1 Manyaran

SD Negeri 1 Manyaran mulai Juli  2019 melaksanakan ”Manter” untuk meningkatkan mutu sekolah. Hal ini dilakukan karena menganalisa hasil rapot mutu tahun sebelumnya dan dalam rangka pemenuhan Standar Nasional Pendidikan. Manajemen Strategi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) atau disingkat ”Manter” digunakan menjadi salah satu solusi guna peningkatan mutu sekolah.

“Manter” merupakan suatu proses pengelolaan dan pengambilan kebijakan yang dilakukan kepala sekolah dan bersifat mendasar serta menyeluruh, berfokus pada perencanaan, proses mencapai tujuan, serta evaluasi menyesuaikan lingkungan yang selalu berubah guna melakukan penjaminan mutu pendidikan. Melalui “Manter” diharapkan dapat meningkatkan produktivitas baik dalam pembelajaran intrakurikuler, kurikuler, maupun ekstrakurikuler. “Manter”akan mengontrol kegiatan sekolah untuk mencapai tujuan dengan menganalisis semua kelebihan dan kelemahan yang dimiliki  sekolah.

“Manter”memberdayakan seluruh komponen yang ada agar secara komprehensif dan sistematis mampu mewujudkan visi dan misi. “Manter”bergerak di bidang akademik maupun non akademik. “Manter”sangat dibutuhkan dalam rangka persaingan strategi dalam meningkatkan prestasi.

Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli 2019 s.d Desember 2020. Dalam menerapkan “Manter”untuk meningkatkan mutu sekolah diawali dengan menyosialisasikan SPMI kepada pendidik dan tenaga kependidikan sekolah. Hasil dari rapat sekolah tersebut, kepala sekolah mengundang pengurus komite dan mensosialisasikan kegiatan tersebut kepada pengurus komite, dilanjutkan dengan pembentukan Tim Penjaminan Mutu Sekolah(TPMPS). Kegiatan dilanjutkan dengan membentuk Ikatan Wali Siswa Tiap Kelas(Iwasilas). Pengurus inti Iwasilas diundang untuk sosialisasi dan diskusi sebagai pionir Iwasilas. Selanjutnya sosialisasi kepada komite sekolah dilaksanakan berbarengan dengan sosialisasi program sekolah di awal tahun pelajaran. Sosialisasi secara internal sudah dilaksanakan maka kepala sekolah melanjutkan sosialisasi secara eksternal kepada pemangku kepentingan.

Kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Pemetaan Mutu Sekolah dan Perencanaan Implementasi. TPMPS sebagai penyelenggara kegiatan tersebut. Kegiatan tersebut menghasilkan pemetaan mutu sekolah dan rencana implementasi peningkatan mutu di sekolah. Sekolah harus mempunyai cirri khas tertentu(karakter sekolah) yang akan dituju guna peningkatan mutu. Program yang direncanakan guna meningkatkan mutu antara lain menyusun kurikulum sesuai karakter sekolah, menyusun RKAS berkaitan karakter sekolah, guru memodifikasi silabus dan RPP berkaitan dengan karakter sekolah, melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan karakter sekolah, melaksanakan kegiatan jeda yang berkaitan dengan karakter sekolah.

Setelah perencanaan selesai dilanjutkan dengan kegiatan fasilitasi pelaksanaan peningkatan mutu melalui “Manter”. Kegiatan ini untuk melaksanakan program yang telah disusun. Pada tahun 2019 dilaksanakan IHT Modifikasi Kurikulum dan IHT Penyusunan Soal HOTS. Sedangkan pada tahun 2020 fasilitasi melalui Bintek e KTSP  dan melalui Bintek Supervisi Akademik Berbasis TIK. Karena pada tahun 2020 dalam situasi pandemi Covid-19 maka Bintek dilaksanakan secara daring.

Kegiatan selanjutnya adalah Evaluasi program peningkatan mutu. Rapat evaluasi dilaksanakan untuk mengevaluasi sejauh mana “Manter” dilaksanakan . Evaluasi ini dimulai dari penyusunan instrument input, proses, output, dan outcome. Pengisian instrument berdasarkan realita dan disimpulkan sebagai hasil evaluasi.

Dengan diberlakukankanya “Manter” diharapkan semakin meningkatkan kolaborasi dari berbagai pihak yang pada akhirnya dapat meningkatkan mutu sekolah.