Aplikasi LASIK CIMADUP, Inovasi SD Negeri 2 Wonokarto di Masa PJJ

Indonesia digemparkan dengan adanya Covid-19 mulai 2020 lalu. Kondisi ini menyebabkan lumpuhnya beberapa sektor, salah satunya adalah sektor pendidikan. Siswa menjadi tidak bisa mengikuti pembelajaran di sekolah. Pembelajaran jarak jauh menjadi satu-satunya alternatif yang dilakukan saat masa pandemi Covid-19 agar siswa bisa tetap belajar meskipun dari rumah. Namun, ada kendala ketika melakukan pembelajaran jarak jauh yaitu ketika guru kurang berinovasi dalam membuat media pembelajaran. Siswa menjadi bosan ketika belajar karena media yang digunakan tidak bervariasi, sehingga minat belajar siswa menjadi kurang. Kondisi ini tentu akan berdampak pada prestasi belajar siswa.

Untuk mewujudkan pembelajaran jarak jauh yang efektif maka SD Negeri 2 Wonokarto membuat inovasi dengan memanfaatkan teknologi yaitu melalui Aplikasi LASIK CIMADUP. LASIK CIMADUP merupakan singkatan dari Belajar Asyik Ciri-ciri Makhluk Hidup. Aplikasi ini dibuat dengan tujuan untuk memudahkan siswa dalam memahami materi ciri-ciri makhluk hidup menggunakan media yang menyenangkan. Aplikasi ini berisikan materi, games, dan soal evaluasi yang bisa diakses oleh siswa setelah siswa menginstal aplikasi tersebut. Untuk memudahkan penggunaan aplikasi, ada buku petunjuk penggunaan yang berisikan tentang petunjuk penggunaan aplikasi “LASIK CIMADUP” yang didesain agar mudah dipahami oleh siswa.

Khusna Aulia, inovator aplikasi LASIK CIMADUP, mengungkapkan bahwa teknologi merupakan hal yang saat ini sangat dekat dengan siswa. Namun, guru masih kurang dalam menggali potensi teknologi untuk digunakan dalam pembelajaran, selain itu masih ada yang memanfaatkan teknologi  bukan untuk penunjang belajar. Untuk itu dibuatlah aplikasi pembelajaran yang menyenangkan agar siswa bisa belajar namun tetap bisa sambil bermain. Aplikasi LASIK CIMADUP juga mempunyai games pembelajaran yang dapat dimainkan oleh siswa. Hasil dari pemanfaatan aplikasi LASIK CIMADUP ini dapat terlaksana dengan baik dan memiliki pengaruh yang cukup besar dalam peningkatan hasil  belajar dan  motivasi  siswa  sehingga  dapat meningkatkan kemampuan siswa  dalam  memahami materi ciri-ciri makhluk hidup. Hal ini dilihat dari hasil monitoring dan evaluasi melalui testimoni dan umpan balik kepada siswa”, imbuh Khusna. Penggunaan media pembelajaran interaktif melalui aplikasi LASIK CIMADUP sangat membantu guru untuk meningkatkan kualitas  pembelajaran di masa pandemi yang mengharuskan siswa untuk belajar dari rumah. Dengan adanya aplikasi pembelajaran ini inovator berharap dapat diterapkan oleh guru lain untuk meningkatkan kompetensi guru menjadi pendidik yang profesional.