Berikan Ruang Literasi Saat Belajar Di Rumah, Tanoto Foundation Latih Guru Kelas Awal Membuat Big Book

_Keberhasilan dalam Pembelajaran Ditentukan Kemampuan Membaca Di Kelas Awal_

Wonogiri –  Keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran pada jenjang selanjutnya sangat ditentukan kemampuan literasinya di kelas awal. Disisi lain peserta didik kelas awal memiliki rentang konsentrasi pendek. Oleh karena itu, dalam membelajarkan literasi dibutuhkan media yang dapat membantu mereka meningkatkan keterampilan membaca dan menulisnya.

Hal tersebut mengemuka dalam pelatihan online Big book  (buku besar) bagi guru kelas awal mitra program Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran (PINTAR) Tanoto Foundation di Kecamatan Pracimantoro dan Wonogiri, 16 – 18 Juni dan 22-24 Juni 2020.

Big book  adalah media sangat penting dalam pembelajaran membaca, khususnya kelas awal. Teks ditambah gambar illustrasi yang berukuran besar dengan warna yang menarik mampu meningkatkan minat dan semangat siswa untuk membaca dan juga memberi kemudahan guru dalam membimbing mereka agar lebih cepat menguasai keterampilan membaca,” kata Spesialis Pelatihan SD/MI Tanoto Foundation, Seno M. Daud diawal sesi pelatihan.

Seno M. Daud menjelaskan, ketersediaan Big book  yang masih terbatas di sekolah, kemudian sedikitnya Big book  yang dijual di pasaran, dan harga Big book  yang relatif lebih mahal dari buku bacaan biasa menjadi alasan utama mengapa pelatihan pembuatan Big book  bagi guru kelas awal penting untuk dilaksanakan. Walaupun di masa siswa belajar di rumah ini.

Karakteristik teks, warna, serta gambar illustrasi pada Big book  sangat memungkinkan untuk digunakan sebagai media menarik dan efektif dalam pembelajaran membaca tidak hanya dalam pembelajaran tatap muka, tetapi juga pembelajaran jarak jauh.

“Pemilihan fokus utama yang cocok dalam pembelajaran membaca secara online/dalam jaringan (daring)  seperti prediksi, kosa kata dan tanda baca, pemahaman bacaan, atau merangkum merupakan salah satu kunci keberhasilan. Strategi membaca bersama (shared reading) dengan media big book  tetap menarik meskipun melalui PJJ. Karena guru memodelkan membaca yang baik dan siswa menyimak, menirukan, membaca, memahami, sekaligus menikmati bacaan,” jelasnya.

Pelatihan Modul II Program PINTAR menyasar kemampuan guru menyediakan pembelajaran literasi yang berkualitas bagi anak di kelas awal. Ada dua strategi pembelajaran literasi yang diajarkan dalam pelatihan, yaitu strategi membaca bersama dan strategi membaca terbimbing.

Big book  merupakan media pembelajaran literasi yang dapat digunakan saat membaca bersama. Karakteristik Media Big Book dengan tulisan, gambar dan ukuran buku yang besar dapat menarik perhatian anak sehingga tidak mudah bosan saat guru membacakan cerita tertentu.

(Peserta Pelatihan Pembuatan Big Book Gugus Diponegoro, Kecamatan Pracimantoro)

Pada pelatihan sebelumnya, peserta sudah dilatihkan bagaimana membelajarkan literasi dengan strategi membaca bersama. Melanjutkan pelatihan tersebut, dilakukan pelatihan membuat Big Book kepada guru kelas awal. Diharapkan kemampuan membuat Big Book ini akan melengkapi kemampuan guru dalam penerapan strategi selama membaca bersama.

Pelatihan Big book dilakukan 3 kali pertemuan di Kelompok Kerja Guru (KKG). Selain pertemuan tatap muka di KKG, guru juga melakukan praktik membaca bersama dengan menggunakan big book yang telah dikembangkan lewat KKG di kelasnya masing-masing.

Sasaran utama dalam pelatihan adalah, peserta memahami cara, alat, dan bahan yang digunakan dalam pembuatan big book; mampu merancang dan membuat big book  yang sesuai dengan tema dan tingkat kelas; dan Peserta mempraktikkan cara membaca Big book dan mendapat umpan balik dari fasilitator.

Guru SDN 1 Digal, Pracimantoro Yutik Indriyani yang telah mengikuti pelatihan menyampaikan pengalamannya mengikuti pelatihan. Selama pelatihan, dia dibimbing fasilitator untuk memahami sebuah media secara utuh, khususnya buku besar. Mulai dari teks yang efektif, pewarnaan, penyusunan kalimat, menyusun dan mengembangkan kerangka cerita menjadi kalimat bersama kelompok, mensimulasikan, dan mempresentasikannya.

Peserta pelatihan mempresentasikan dan mensimulasikan penggunaan big book bersama kelompoknya secara daring dengan menggunakan salah satu platform pembelajaran jarak jauh dalam pelatihan praktik baik pembuatan Bigbook untuk guru kelas awal.

“Awal-awalnya kami bingung bagaimana cara menyusunnya, kami terus berdiskusi mengerjakan tugas sambil mendengarkan dan menyimak penjelasan dari pendamping dan narasumber. Saat saya akan mempresentasikan big book sinyalnya menjadi sulit. Akhirnya dengan penuh perjuangan, kami naik gunung di sebelah selatan SDN 3 Digal. Dan di situlah kami bisa presentasi,”ungkapnya.