Bahas Pembelajaran Berdiferensiasi, MGMP IPA Subrayon 02 Wuryantoro Selenggarakan KKG Paket 4

MGMP IPA Subrayon 02 Wuryantoro mengadakan KKG Paket 4 In 2 secara luring (tata muka) bertempat di SMP Negeri 2 Wuryantoro dengan mengambil tema Pembelajaran Berdiferensiasi. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 13 Agustus 2022 pada pukul 09.00 – 12.00 WIB dengan narasumber Budiyanti guru SMP Negeri 2 Eromoko, Guru Penggerak Angkatan 4. Kegiatan ini dipandu Paryanto, guru SMP Negeri 3 Pracimantoro selaku moderator. 

Kegiatan ini diikuti 37 peserta dan dibuka dengan sambutan Ketua MGMP IPA Subrayon 02 Wuryantoro, Junarwan sekaligus memberikan laporan kegiatan. Beliau mengatakan alasan mengapa mengambil tema pembelajaran berdiferensiasi. Tema ini adalah hal baru yang wajib diketahui oleh pendidik pada masa sekarang, apalagi dengan telah diterapkannya kurikulium baru yaitu Kurikulum Merdeka. Beliau berharap kepada peserta dengan serius mengikuti kegiatan ini karena nantinya pasti akan sangat bermanfaat bagi tercapainya tujuan pembelajaran. Selanjutnya kegiatan inti oleh oleh narasumber Budiyanti yang memaparkan tentang pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang mengakomodasi kebutuhan belajar murid. Guru memfasilitasi murid sesuai dengan kebutuhannya karena setiap murid mempunyai karakteristik yang berbeda-beda sehingga tidak bisa diberi perlakuan yang sama. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi guru perlu memikirkan tindakan masuk akal yang nantinya akan diambil, karena pembelajaran berdiferensiasi tidak berarti pembelajaran dengan memberikan perlakuan atau tindakan yang berbeda untuk setiap murid, maupun pembelajaran yang membedakan antara murid yang pintar dengan yang kurang pintar. Ciri-ciri atau kerakteristik pembelajaran berdiferensiasi antara lain lingkungan belajar mengundang murid untuk belajar, kurikulum memiliki tujuan pembelajaran yang didefinisikan secara jelas, terdapat penilaian berkelanjutan, guru menanggapi atau merespon kebutuhan belajar murid, dan manajemen kelas efektif. Pada akhir kegiatan Paryanto selaku moderator menyimpulkan bahwa betapa pentingya memahami pembelajaran berdiferensiasi. Seandainya semua pendidik bisa memahami pembelajaran berdiferensiasi dan bisa menerapkannya pada proses pembelajarannya, maka tujuan pembelajaran yang sesungguhnya akan tercapai. Semoga semua peserta benar-benar mengambil manfaat dari kegiatan yang telah diselenggarakan hari ini.